Kamis, 15 Mei 2014

Kuliner Nostalgia Tempoe Doeloe


Es kapal, begitulah warga Solo dan sekitarnya sering menyebut jajanan es yang satu ini. Satu jajanan kaki lima ini dapat dijadikan sebagai salah satu referensi pelepas dahaga yang tak  boleh dilewatkan ketika kita berjalan-jalan di area Solo City Walk yang terletak di sepanjang Jalan Slamet Riyadi, jalan  utama yang membelah pusat Kota Solo. "Es  Kapal Tempoe Doeloe, Resep Leluhur Cita Rasa Khas Solo", begitulah kata-kata di spanduk yang terpasang di gerobak tempat es ini dijual.


Lapak Es Kapal ini bersebelahan dengan lapak milik Es Potjong Solo. Walaupun bersebelahan, namun lapak milik Es Kapal ini memang terlihat tidak begitu ramai seperti lapak di sebelahnya. Namun Es kapal tersebut memang dari dulu sudah mempunyai pelanggan setia sendiri.

Jika dilihat sekilas, tampilan es kapal ini memang cukup sederhana. Es kapal ini terlihat seperti es susu coklat pada umumnya dan disajikan ke dalam gelas yang cukup jadul, kemudian diberi campuran roti tawar. Es kapal memiliki citarasa  maupun aroma yang khas, namun agak mirip es puter. Perpaduan rasa manis dan gurih sangat terasa, ditambah dengan aromanya yang khas sangat menggugah selera.

Pemberian  nama "es kapal" memang sedikit menggelitik. Sebutan es kapal bukan berarti es yang disajikan berbentuk kapal. Sejarahnya cukup sederhana, es ini mulai muncul pada tahun 1974 yang awalnya dikelola oleh  Bapak Ladiman, dan sekarang dikelola olehanaknya yaitu Paryono atau para penjual menyebutnya Mas No, yang mana es kapal ini sudah dikelola oleh dua generasi. Pemberian sebutan es kapal ini konon karena dahulu gerobak  es yang digunakan berbentuk seperti kapal, atau tepatnya moncong perahu. Lambat laun orang-orang lebih familiar menyebutnya es kapal karena bentuk dari gerobak yang digunakan untuk berjualan. Cukup sederhana dan unik memang.


Satu gelas es kapal ini dijual dengan harga Rp 2.500,00 per-gelasnya, tanpa roti danRp. 3.000,00 dengan roti cukup murah bukan? Anda dapat menemukan lapak es kapal ini di Solo City Walk, tepatnya di sebelah barat pintu utama Taman Hiburan Rakyat Sriwedari. Lapak es kapal ini mulai buka sekitar pukul 09.00 pagi sampai dengan habis. BagiAnda yang merasa haus di siang hari karena teriknya sengatan sinar matahari di Kota Solo, es kapal ini dapat dijadikan pilihan untuk pelepas dahaga Anda. 

Reporter : J Setyo
Foto : Edo Robby
Editor : Chelin Indra


Tidak ada komentar:

Posting Komentar